Wisata Edukasi: Taman Satwa Taru Jurug Kota Solo

Solo adalah salah satu kota yang berada di Jawa tengah, memiliki keunikan dan daya tarik berbeda dengan kota lainnya di Indonesia. Jika di Yogyakarta ada beragam tempat wisata di Jogja, Jakarta terkenal dengan liburan keluarga di akhir pekan, Bandung familiar dengan sebutan tempat perbelanjaan pakaian, dan Bali terkenal dengan wisata bulan madu, maka di Solo ada beragam jenis wisata yang mungkin tidak sama dengan kota-kota tersebut.

Salah satu tempat wisata yang menurut kami unik di solo adalah kebun binatang yang disebut dengan Taman Jurug. Kebun binatang ini bersampingan dengan Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo atau berada di Jalan Ir. Sutami No. 40, Jebres, Solo. Karena letaknya yang berdekatan dengan UNS Solo, Taman Jurug biasa digunakan sebagai tempat penelitian hewan dan tamanan oleh para mahasiswa UNS. Juga sebagai tempat rekreasi pelepas penat anak muda saat siang hingga sore hari.

Kebun Binatang Taman Jurug sebenarnya berlokasi asli di area Taman Hiburan Rakyat Taman Sriwedari, namun agar kebun binatang ini lebih besar serta mampu menampung lebih banyak binatang serta memudahkan pengunjung untuk mengunjunginya, Taman Jurug dipindahkan ke lokasi sekarang di pinggiran Sungai Bengawan Solo. Dengan luas sekarang sekitar 14 hektar dan binatang sebanyak 200 ekor lebih membuat peningkatan pengunjung yang berwisata ke Taman Jurug ini.

Tempat Wisata Taman Satwa Taru Jurug Kota Solo

Memasuki kebun binatang ini, pengunjung akan disambut dengan kerindangan serta keteduhan pepohonan rindang yang dimana pengujung bisa beristirahat sejenak di bawahnya dengan duduk di bangku yang terbuat dari batang pohon telah disediakan.

Terdapat sekitar 200 ekor lebih binatang yang dibudidayakan oleh petugas Taman Jurug diantaranya ada gajah, burung, buaya, harimau, orang utan, singa dan masih banyak binatang lainnya. Serta terdapat beberapa binatang yang di datangkan langsung dari daerah di seluruh Indonesia yang di rawat dengan tenaga ahli yang membuat binatang di Taman Jurug besar serta gemuk – gemuk. Namun terdapat peraturan dimana setiap pengunjung yang datang ke Taman Jurug dilarang keras untuk memberi makan binatang tanpa adanya petugas yang berjaga karena akan sangat berbahaya bagi pengunjung serta binatang yang memakan makanan yang tidak sesuai dengan makanannya.

Keunikan yang hanya dimiliki oleh Taman Jurug dimanding kebun binatang di kota lain adalah adanya seekor orang utan bernama Tori yang berusia 15 tahun namun memiliki hobi merokok hingga menjadi perokok aktif selama 10 tahun terakhir. Tori memiliki kebiasaaan aneh merokok dikarenakan adanya pengunjung yang tidak bertanggung jawab membuang puntung rokok yang masih menyala di kandang Tori, hingga Tori penasan mengambil rokok tersebut, mencobanya hingga sekarang menjadi ketagihan. Setiap Tori akan merokok, Tori akan mengankat kedua jari ke mulutnya kepada petugas sebgai tanda bahwa Tori meminta rokok untuk merokok. Namun jika keinginannya merokok tidak dituruti oleh petugasnya, Tori akan mengamuk membabi buta dengan membuang semua barang serta benda- benda yang ada di kandangnya.

Kebiasaan merokok Tori ini sudah dilaporkan petugas kepada Centre of Orangutan Protection (COP) untuk membantu mengurangi serta menghentikan kebiasaan Tori tersebut. Karena kejadian tersebutlah petugas membuat peraturan keras dilarang memberi makan binatang tanpa adanya dampingan dari petugas Taman Jurug.

Selain bisa mengunjungi serta melihat – lihat koleksi binatangnya, Kebun Binatang Taman Jurug Solo juga menyediakan fasilitas menaiki gajah serta berkuda, tempat bermain anak hingga kereta mini. Disetiap hari-hari tertentu,di area Taman Jurug diakanan pementasan reog, pertunjukan musik, syawalan hingga Festival Gethek di Sungai Bengawan Solo yang terletak di belakang Kebun Binatang Taman Jurug.

Di dalam Kebun Binatang Taman Jurug ini juga terdapat monumen sang maestro keroncong Indonesia yang terkenal dengan lagunya Bengawan Solo yaitu Monumen Gesang. Di monumen ini juga terdapat sanggar yang sering digunakan untuk pentas seni musik keroncong setiap hari Minggu yang bisa disaksikan para pengunjung setelah lelah berkeliling meliat binatang.

Kebun Binatang Taman Jurug dibuka setiap hari dari pukul 07.00 hingga pukul 17.00. Untuk hari Senin hingga Jumat (weekdays) harga tiket berkisar sekitar Rp 6.000 rupiah dan untuk Hari Libur (weekends) sebesar Rp 7.000 rupiah. Harga tiket untuk menunggang gajah dan berkuda sebesar Rp 7.000 rupiah untuk sekali putaran.

Demikianlah ulasan tentang Wisata Edukasi: Kebun Binatang Taman Jurug Kota Solo, rekomendasi wisata selanjutnya: pontianak kota wisata paling menarik di Indonesia. Selamat Berlibur!

1 Response to "Wisata Edukasi: Taman Satwa Taru Jurug Kota Solo"

Ajeng Veran said...

belum pernah ke solo, kak. Semoga suatu saat ke sana :)

Post a Comment